Benteng Vredeburg, Saksi Biksu Penjajahan Belanda

Posted by BLOG DOLAN JOGJA (baca: MAEN DI JOGJA)

Berjumpa lagi dengan saya yang gak bakal bosan menuliskan tempat- tempat wisata di kota Yogyakarta tercinta ini, hehehe.  Setelah postingan pertama saya berjudul "Titik 0 Km JOGJA, Tempat Nongkrong Yang Ngangenin", pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tempat wisata yang tidak jauh dari lokasi titik 0 km Jogja, yaitu Benteng Vrederburg. Saya sendiri sudah pernah masuk ke tempat wisata tersebut sebanyak 3 kali, yang pertama waktu saya kelas 6 SD (wkwkwk study tour SD saya ke Jogja), terus pada saat pelaksanaan FKY (Festival Kebudayaan Yogyakarta), dan terakhir saya kesana sebenarnya cuma numpang parkir dihalaman depan Benteng Vrederburg (wkwkwk, yang ini seharusnya gak masuk hitungan ya? heheh).


Benteng Vredeburg terletak di Jl. A Yani No. 6, letaknya persis didepan Gedung Agung atau utara titik 0 km Jogja. Untuk menuju ke lokasi ini jika anda berangkat dari Bandara Adi Sucipto, saya sarankan anda untuk memilih menggunakan taksi resmi bandara (taxi service) karena Anda dapat mengetahui kepastian biaya sebelum menggunakan jasa taksi tersebut. Ada banyak armada taksi yang mangkal di Bandara Udara Internasional Adisucipto Yogyakarta. Waktu tempuh kurang lebih 30 menit (kurang lebih 15 kilometer) untuk menuju ke Benteng Vredeburg hanya dengan merogoh kocek Rp 40.000,00 saja. Nah jika anda pergi ke kota Yogyakarta dengan menggunakan kereta api dan berhenti di Stasiun Tugu Yogyakarta maka anda dapat memilih menggunakan becak. Becak merupakan pilihan yang tepat karena selain dekat, Anda dapat menikmati suasana Jogja yang eksotis. Perjalanan menggunakan becak kurang lebih memakan waktu 5 menit, dengan biaya Rp 5.000,00 saja :).


Museum Benteng Yogyakarta, semula bernama "Benteng Rustenburg" yang mempunyai arti "Benteng Peristirahatan" , dibangun oleh Belanda pada tahun 1760 di atas tanah Keraton. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, sekitar tahun 1765 - 1788 bangunan disempurnakan dan selanjutnya diganti namanya menjadi "Benteng Vredeburg" yang mempunyai arti "Benteng Perdamaian".

Secara historis bangunan ini sejak berdiri sampai sekarang telah mengalami berbagai perubahan fungsi yaitu pada tahun 1760 - 1830 berfungsi sebagai benteng pertahanan, pada tahun 1830 -1945 berfungsi sebagai markas militer Belanda dan Jepang, dan pada tahun 1945 - 1977 berfungsi sebagai markas militer RI.

Setelah tahun 1977 pihak Hankam mengembalikan kepada pemerintah. Oleh pemerintah melalui Mendikbud yang saat itu dijabat Bapak Daoed Yoesoep atas persetujuan Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku pemilik, ditetapkan sebagai pusat informasi dan pengembangan budaya nusantara pada tanggal 9 Agustus 1980.

Pada tanggal 16 April 1985 dipugar menjadi Museum Perjuangan dan dibuka untuk umum pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 23 November 1992 resmi menjadi "Museum Khusus Perjuangan Nasional" dengan nama "Museum Benteng Yogyakarta".

Bangunan bekas Benteng Vredeburg dipugar dan dilestarikan. Dalam pemugaran pada bentuk luar masih tetap dipertahankan, sedang pada bentuk bagian dalamnya dipugar dan disesuaikan dengan fungsinya yang baru sebagai ruang museum.

Pada dasar meriam di kubu bagian selatan, Kraton Yogyakarta dan beberapa bangunan bersejarah lainnya termasuk kepadatan lalulintas di sekitarnya terlihat dengan jelas. Dibangun pada tahun 1765 oleh Belanda, Museum dengan luas kurang lebih 2100 meter persegi  ini mempunyai beberapa koleksi antara lain:
- Bangunan-bangunan peninggalan Belanda, yang dipugar sesuai bentuk aslinya.
- Diorama-diorama yang menggambarkan perjuangan sebelum Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan masa Orde Baru.
- Koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, dan lukisan tentang perjuangan nasional dalam merintis, mencapai, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Benteng Vredeburg buka dari hari Selasa sampai hari Minggu mulai jam 08.00 hingga 17.00, untuk hari Senin dan hari Raya/ Libur Benteng Vredeburg tutup. Untuk masuk kesini kalian cuma perlu merogoh kocek Rp. 2000,- saja, murah kan? :)

Nah, dibawah ini beberapa penampakan dari Benteng Vredeburg,

Bagian depan Benteng atau bagian pintu masuk ,keren sob buat foto- foto...heheh





Nah yang ini penampakan bagian dalam dari Benteng Vredeburg, yaitu pada bagian tamannya sob, ada meriamnya juga lhoooo, heheh,





Yang ini foto bagian dalam dari ruang- ruang yang terdapat di Benteng Vredeburg, ada foto, lukisan, benda bersejarah maupun diorama, yang keren- keren sob :).




Dengan harga tiket yang sangat murah yaitu hanya Rp. 2000,- rupiah saja kalian udah bisa nikmatin berbagai wahana yang keren- keren sob di sini, pokoknya recomended banget dah buat ngajak keluarga atau pacar kalian. heheh


Related Post



Posting Komentar